Dan Abu Ayyub selalu membuat makanan untuk Rasulullah. Dan jika piring beliau dikembalikan setelah makan, ia akan bertanya tentang bekas jari-jari beliau ketika makan, dan ia akan mengikuti jejak jari-jari tersebut. Suatu hari ia membuatkan makanan dengan menggunakan bawang putih, dan ketika piringnya dikembalikan, ia bertanya tentang tempat jari-jari Rasulullah, maka dikatakan kepadanya bahwa beliau belum makan. Ia terkejut dan segera pergi ke atas menemui beliau, dan berkata: "Apakah ini haram?", beliau berkata "Tidak, namun aku tidak menyukainya", ia berkata "Sesungguhnya aku tidak akan menyukai apa yang tidak Engkau sukai...".
Penolakan Rasulullah untuk memakan bawang putih yang berbau busuk, merupakan dalil bahwa itu merupakan salah satu dari kekhususan beliau, dan beliau telah menghalalkannya untuk kaum muslimin dengan syarat mereka tidak memakannya dan kemudian pergi ke masjid sebelum baunya hilang. Dan Rasulullah telah mengarahkan siapa saja yang ingin memakan bawang putih untuk memakannya dengan matang.
0 komentar:
Posting Komentar